Press Release Pra-Event Festival Rajutan Indonesia

Pra-Event-FRI-Makassar1

PRESS RELEASE
PRA-EVENT FESTIVAL RAJUTAN INDONESIA
Kampung Buku, 23 – 24 Juni 2012

Festival Rajutan Indonesia (FRI) merupakan event rajutan Indonesia terbesar yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Juni dan Juli. Kegiatan ini diadakan sejak tahun 2009 dan melibatkan para perajut dan pengrajin dari seluruh Indonesia, juga dukungan komunitas atau personal yang peduli terhadap kegiatan atau aktivitas kreativitas di Indonesia.

Tahun ini, Festival Rajutan Indonesia 2012 mengusung tema “Merajut Persahabatan”. Dipusatkan di Bandung yakni Balubur Town Square pada 30 Juni hingga 1 Juli 2012. Meskipun berpusat di Bandung, tapi Festival Rajutan Indonesia 2012 juga dimeriahkan di berbagai kota dari Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Batam, Palembang, Lampung, Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Blitar, Pontianak, Banjarmasin, Manado, dan Makassar.

Ini adalah tahun pertama kota Makassar mengikuti kegiatan pra-event Festival Rajutan Indonesia 2012 dengan melibatkan pengrajin-pengrajin rajutan dan kerajinan tangan lainnya sebagai semangat awal membangun kreativitas serta mempopulerkan kerajinan buatan tangan (handmade).

Quiqui’, nama lain Komunitas Perajut Makassar terbentuk pada September 2011. Komunitas ini berproses secara independen dan mandiri. Belajar dan berbagi pengalaman secara terbuka dan tanpa batas usia. Tahun 2012, Quiqui’ mulai berkembang dan menjadi perbincangan di beberapa komunitas lain hingga meramaikan hampir seluruh stasiun radio di Kota Makassar. “Publikasi itu sangat membantu komunitas dalam menkampanyekan penggunaan barang buatan tangan (handmade) dan menekan predikat konsumtif pada masyarakat Makassar,” kata Fitriani A. Dalay, salah satu perajut dan anggota komunitas.

Menariknya, Quiqui’ tak sekadar merajut dan merenda. Komunitas ini juga menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu sosial seperti gender, pendidikan seks, dan kesehatan reproduksi.

Pada pra-event Festival Rajutan Indonesia 2012, Quiqui’ akan membuat Yarn Bombing atau Bom Benang. Yarn Bombing merupakan salah satu jenis seni mural yang menampilkan warna-warni benang yang telah dirajut atau direnda dan ditampilkan dengan cantik di fasilitas umum atau benda-benda yang dapat dilihat secara terbuka oleh masyarakat. Konsep ini (Yarn Bombing) baru pertama kali akan diperkenalkan dan diselenggarakan di Makassar, mungkin juga di Indonesia.

Yarn Bombing akan menyelimuti salah satu pohon mangga besar yang berdiri tegak di halaman Kampung Buku yang terletak di Jalan Abdullah Daeng Sirua nomor 192 E. Selain pohon, rumah beserta beberapa perabot juga akan dihias dengan rajutan bunga-bunga dan hiasan lainnya dalam bentuk rajutan.

Selain Yarn Bombing, Quiqui’ juga menyiapkan beberapa agenda lain yakni: Pelatihan Dasar Merajut, Pelatihan Dasar Merenda, Workshop Kreasi Cake Flanel, Workshop Pocket Book, Workshop Pembuatan Bros dari Kain Satin, Workshop menyulam, Pelatihan Lanjutan Merajut, Pelatihan Lanjutan Merenda, Workshop Yubiami, Diskusi Kesehatan Reproduksi dan Workshop Pemeriksaan Payudara Mandiri, Pameran Karya dan Pasar Handmade.

Menurut Sartika Nasmar, merajut memberi banyak manfaat kepada seseorang yang gemar melakukannya. Untuk kesehatan tubuh baik fisik maupun psikis. Merajut juga digunakan untuk terapi kesabaran dan konsentrasi serta melatih seseorang mengatasi keseimbangan emosi. Dalam bidang kesehatan pun, merajut dapat membantu proses pemulihan penyakit kronis seperti kanker, trauma otak, dan anak penderita Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD), yaitu gangguan prilaku yang ditandai dengan gangguan konsentrasi, impulsif, dan hiperaktif.

“Merajut bahkan bisa digunakan untuk yoga dan terapi kesehatan,” jelas Sartika Nasmar.

Selain itu, pada Festival Rajutan Indonesia ini, Quiqui’ berharap masyarakat akan lebih mencintai kerajinan tangan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan rajutan, membuat tempat minum anak sekolah, tempat pensil, dompet kecil, hingga tas sekolah. Ini tentu akan mengurangi pengeluaran setiap bulan.

Pra-event Festival Rajutan Indonesia wilayah Makassar akan berlangsung pada tanggal 23 – 24 Juni 2012 di Kampung Buku, Jalan Abdullah Daeng Sirua No. 192 E, Kompleks BTN CV Dewi (tepat samping Kantor Lurah Pandang), Kota Makassar.

TENTANG KAMI

Komunitas Perajut Makassar Quiqui’ adalah komunitas non profit yang membuat perkumpulan berdasarkan hobi yang sama yakni merajut. Terbentuk pada September 2011. Quiqui’ merupakan komunitas yang bersifat cair dan terbuka pada siapa saja yang ingin bergabung serta belajar bersama mengenai merajut.

Contact Person :

Fitriani A. Dalay : 081543477117

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *