BERSENANG-SENANG DENGAN BENANG, MERAJUT PERSAHABATAN

Hari Sabtu dan Minggu tanggal 23 – 24 Juni 2012 yang lalu, akhirnya Yarn Bombing Makassar berhasil digelar dengan sukses. Sekitar 30 perajut Komunitas Qui-Qui telah mempersiapkan acara ini sejak kurang lebih dua bulan sebelumnya. Semua berpartisipasi dengan sukarela dan sukacita, baik yang sudah lancar merajut maupun yang baru saja belajar. Para perajut ini rela meluangkan waktunya untuk merajut bagian-bagian “baju” yang akan dipasangkan di sebuah pohon mangga di depan Kampung Buku, tempat perajut ini biasa berkumpul. Padahal banyak di antara para perajut ini yang bekerja sekaligus ibu rumah tangga, yang tentu saja tidak punya banyak waktu untuk diri sendiri.

Ada juga yang tinggal di luar Makassar, yang hasil rajutannya harus jalan-jalan dulu ke Ternate sebelum akhirnya sampai di Kampung Buku. Bahkan seorang perajut, Hilda Triany, yang sedang sibuk mempersiapkan pernikahan yang tinggal menghitung hari pun, semangat ikut mengerjakan rajutan untuk Yarn Bombing ini. Saya sendiri, begadang berhari-hari demi menyelesaikan tugas rajutan saya, karena saya baru bisa merajut malam hari, setelah Kirana tidur.

Sejak hari Kamis, tanggal 21 Juni 2012, instalasi Yarn Bombing mulai dikerjakan. Dimulai dari pembuatan gerbang yang akan dihiasi bunga rambat dari rajutan. Puluhan bunga berwarna-warni dengan berbagai ukuran dan bentuk sudah disiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Bunga-bunga tersebut dirangkai dengan rantai benang yang kemudian dililitkan di sebuah kawat besar yang dipasang melengkung sehingga membentuk sebuah gerbang.

Bunga-bunga yang akan dirangkai menjadi gerbang

Jumat sore, tanggal 22 Juni 2012, barulah pemasangan rajutan di pohon mangga dilakukan. Perajut paling ganteng di Qui-Qui, Barak, menjadi eksekutornya, mengingat pemasangan ini harus dilakukan dengan memanjat pohon. Rajutan dijahit satu per satu, bagian per bagian. Dan ternyata, tidak semudah yang dibayangkan sebelumnya. Barak rela semalaman menjahit rajutan-rajutan tersebut, sampai selesai keesokan paginya.

Barak sedang menjahit rajutan di pohon

Sabtu dan Minggu, 23 – 24 Juni 2012, Kampung Buku menjadi penuh warna. Dua tenda di pasang di jalan depan Kampung Buku, yang diisi oleh stand-stand craft yang ikut meramaikan acara ini. Gerbang bunga rajutan dan rajutan di pohon sudah selesai dikerjakan. Ruang bagian dalam sudah ditata sebagai ruang pamer hasil kerajinan dan ruang workshop.

Kegiatan ini bukan sekedar untuk memamerkan Yarn Bombing, tapi Qui-Qui juga mengadakan berbagai workshop, seperti basic knitting, basic crochet, dan craft. Selain itu, salah seorang anggota Qui-Qui, Sartika Nasmar (Tika), mengadakan diskusi kesehatan reproduksi bagi perempuan. Setiap kelas workshop dan diskusi selalu penuh dengan peminat. Tua, muda, perempuan, dan laki-laki. Semua peserta antusias mengikuti instruksi demi instruksi dalam pelatihan tersebut.

Gerbang bunga rajutan siap menyambut semua yang datang
Inilah pohon mangga yang dibalut rajutan warna-warni

Bagi saya, terlibat dalam kegiatan ini adalah sebuah kepuasan tersendiri. Ketika orang-orang datang dan mengagumi pohon cantik hasil karya kami, saya merasa senang, meskipun saya hanya menyumbang sedikit dari keseluruhan rajutan tersebut. Bagi saya pribadi, sebetulnya kegiatan ini bukan ajang pameran, tapi acara keluarga. Atmosfir persahabatan dan kekeluargaan terasa kental di sini. Yang awalnya tidak kenal menjadi kawan, yang awalnya tidak akrab menjadi karib. Bahkan teman-teman di luar komunitas Qui-Qui pun ikut datang membantu.

Ini melecut semangat kami, untuk membuat kegiatan-kegiatan yang lebih menyenangkan lagi. Keinginan kami sederhana, hanya ingin menyebarkan virus merajut ini seluas mungkin. Karena bagi kami, merajut itu salah satu cara untuk bahagia, dan kami ingin semua orang juga merasakan kebahagiaan a la Qui-Qui. Jadi, nantikan kejutan-kejutan lain dari kami!

Komunitas Perajut Makassar Qui-Qui (foto : Liz Anwar)

Posted by Ayi Prima / Saturday, 13 July 2013 / http://ayicraftycraft.blogspot.co.id/2013/07/bersenang-senang-dengan-benang-merajut.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *